Milan diminta lebih waspada untuk membenahi satu kelemahan mereka
December 8, 2020

Milan diminta lebih waspada untuk membenahi satu kelemahan mereka

By Felicia Baskin

Bola Gila – AC Milan diminta pelatihnya, Stefano Pioli untuk lebih waspada terhadap bola mati, terutama dari sepak pojok karena sering kebobolan dari cara ini.

Performa AC Milan masih sangat bagus musim ini baik di Serie A maupun di kompetisi Liga Europa. Namun, tim dari kota mode itu ternyata punya satu hal yang bisa disebut titik lemah skuad Stefano Pioli di awal musim ini, yakni bertahan dari bola mati.

Sejauh ini di Serie A saja, Milan hanya kebobolan sembilan gol, tetapi tujuh dari sembilan yang masuk ke gawang mereka berasal dari bola mati. Kondisi tersebut kini cukup memprihatinkan bagi Pioli yang mulai meminta anak-anak asuhnya untuk lebih waspada.

Dalam perbincangannya dengan media usai Milan menang 2-1 atas Sampdoria, Pioli menyebut skuat harus mulai lebih fokus pada bola mati. Bagi sang pelatih, meski tak memiliki skuat tertinggi di Serie A, mereka harus mampu menepis serangan baik dari tendangan sudut maupun tendangan bebas.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Danny Ings Dipuji Usai Southampton Masuk Lima Besar
Ivan Rakitic menuntut Sevilla bangkit di Liga Champions
Luka Modric diragukan bertahan di Real Madrid
Jalan Kerikil Real Madrid untuk Membawa Bintang Muda Berbakat

Penilaian sang pelatih lebih ditujukan karena saat menyerang lewat bola mati, Milan sebenarnya cukup berbahaya. Namun, musim ini mempertahankan gawang dari ancaman tendangan bebas atau sepak pojok bukanlah hal yang mudah bagi skuad Merah Hitam.

Peringatan yang diberikan sang pelatih memang sangat penting, karena jika kelemahan Milan tidak segera dibenahi, tentunya akan diincar oleh tim-tim pesaing mereka di Serie A dan Eropa. Selain itu, absennya Simon Kjaer dan Zlatan Ibrahimovic juga nampaknya sedikit berdampak mengingat kedua pemain tersebut sangat jago dalam duel bola atas.

Baca:  Sepak Bola Yang Indah Saat Ini Hanya Impian Bagi Fiorentina

Ibrahimovic dikabarkan akan segera kembali, namun Kjaer yang menjadi sosok penting di lini belakang Milan, masih membutuhkan waktu sebelum bisa kembali bermain. Untuk itu, skuad Merah Hitam harus memberikan konsentrasi penuh jika ingin mempertahankan performa apik ini selama mungkin.